Serahkan smuanya kepada yang Maha Kuasa
tak tega melihat orang tua yang sudah mulai beruban semua rambutnya, yang sekarang cepat lelah, dan harusnya beristirahat duduk tenang di kursi dan menikmati mentari pagi, tapi harus pontang-panting mencari biaya untuk anak bungsunya, yang seharusnya sudah bisa membebaskan beliau dari beban yang ada atau paling tidak membantu keringan yang mereka tanggung, tapi sang bungsu hanya bisa menadahkan tangan dan terus melaporkan segala bentuk kebutuhannya yang memerlukan biaya yang tak sedikit, walau kadang sang bungsu bingung dia harus bagaimana, kadang dia berfikir egois bahwa dirinya masih pantas untuk mendapatkan subsidi dari orang tua, namun bagaiman keadaan tak selalu berjalan sama dengan harapan, ketika putus asa dan harapan sudah diujung jalan hanya Dia lah tempat smua hambanya mengadu, mengenai smua permasalhan hidup yang ada saat smua harapan sudah di ujung, saat tak ada lagi orang yang dapat di ajak cerita namuan saat itu Allah tak pernah pergi ia akan selalu bersama hambanya yang membutuhkannya, dan selalu mengingatnya.
Ya Rabb kuasa MU adalah yang paling besar kekayaan MU melebihi segalanya maka bantulah kami untuk menghadapi segala persoalan. Aamiin
Komentar
Posting Komentar