Bendera putih yang hampir terkibar

Bertahan dalam sebuah amanah ternyata tak selalu mudah,,
saat ada terjangan, banyak hambatan
dan saat kondisiku terlalu rapuh, bahkan amat sangat rapuh
masihkah aku mampu bertahan

Haruskah bendera putih ini ku kibarkan
atau biarkan saja ia menggantung setengah tiang
atau harus ku apakan, apa mungkin ku buang saja dan lantas ku lupakan

Tak perlu ku ingat, bahwa sebenarnya aku telah rapuh
bahkan aku lebih rapuh dari pada sebuah kapur
saat tersentuhpun aku akan langsung jatuh
oh, jangagnkan kau yang menyentuh, saat angin menyapa tubuhku aku tak kuat menahan

Bukan diriku yang tak mampu bertahan
Bukan juga raga ku yang tidak dapat berdiri
Tapi,,hati ini yang mulai melemah
keyakinan ini yang mungkin tak dapat bertahan

hai, kawand maafkan aku
Mungkin aku tak setegar apa yang ku ucapkan
atau mungkin aku tak sekuat apa yang kalian pandang
tapi sungguh maafkan

Mungkin aku terlalu lemah sehingga tak bisa bertahan bersama
atau aku yang sudah saatnya layu, tapi sungguh
Masih banyak yang ingn ku lakukan
bahkan cita-cita mengabdi pada  negri masih tersimpan 

Lalu haru ku apakan bendera putih yang telah ku ambil
dan bahkan sekarang ada dalam genggaman ku
 Namun hati kecil berkata aku akan terus rapuh jika tak mencoba bertahan
Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi jika tak bertahan

Bagaimana ingin mengabdi pada negri jika sekarang sudah menyerah
akhirnya ku putuskan, akan ku buang lalu ku lempar agar tak lagi terlihat
Akan ku injak agar ia kotor seperti kotornya pakaian para pejuang ...
Semangat berdiri dan bangkit

Kembali semangat saat mentari bersinar 



Komentar